Sabtu, 30 Mei 2026

30/05/26

Diposting oleh fuyuhanacherry di 16.16 0 komentar
aku mau menulis jurnal untuk upaya menyembuhkan sakit hati dan meredakan ketakutanku, soalnya kalo konsul ke psikolog mahal. yang udah nyakitin juga gak bayarin wqwq jadi yaudah nulis aja deh siapa tau ada efeknya. daripada dipendem terus jadi autoimun, keluar duit lagi ntar

akhir-akhir ini aku hampir setiap hari nangis. tapi aku bingung juga, setelah beberapa waktu bahkan 2 tahun setelah kejadian yang menjadi penyebab utamanya itu, kok aku tiba-tiba nangis. udah lama woi ngapa ga move on dah? mungkin orang-orang bakal bertanya begitu, aku juga sama kok

aku gak ekspek kalo ternyata lukanya bakal membekas selama ini. jujur dulu sok-sokan kuat dengan membatin "paling beberapa bulan kemudian juga sembuh" taunya enggak. sampe sekarang kalau ingat aku masih nangis, hahaha

tapi aku menyadari juga sih, kayanya ini pengaruh kondisiku saat ini juga yang kesepian di perantauan, jadi momen 'ngelamun' dan 'bengong' nya lebih banyak, trus tiba-tiba keingat beberapa bagian yang dulu sempat mengganjal, aku sambung-sambungin dengan bagian-bagian lainnya sampai akhirnya terbentuklah satu cerita utuh yang baru aku sadari saat ini. padahal kejadiannya ya udah 2 tahun lalu, cuma pas itu aku belum tau. ngeri banget sih

jadi long short story 2 tahun lalu aku pernah dekat sama seseorang yang belum selesai sama masa lalunya. jadi dia masih belum move on & masih sayang sama mantannya tapi deketin aku gitu deh. tapi pas itu aku gatau, soalnya dia bilangnya cuma temen cuma temen mulu. padahal di awal-awal ketemu (atau date?) dia pernah nyebut mantannya itu as mantan kesayangan (oon nih gw ga peka banget). sampe akhirnya aku baper deh karena komunikasi yang cukup intens. tapi eh ternyata mantan dia masih belum move on juga. di situlah aku mundur. tapi udah tiwas difitnah ini itu sama warga wqwq. jadi sakitnya tuh sebenernya dobel, sakit karena merasa dibohongi (dia bilangnya gaada apa-apa sama mantannya dan ngerasa cocoknya jadi temen doang) sama sakit karena difitnah orang-orang yang gatau kalo aku di sini justru yang paling dirugikan, karena aku awalnya adalah orang luar yang gatau apa-apa (kalo mereka kan emang udah sering ribut yah)

harusnya cerita berakhir di situ aja ya terus aku melanjutkan hidup. taunya enggak. luka-luka yang sempat sembunyi akhirnya terbuka semua sekarang. apalagi dengan fakta bahwa dulu aku sempat denial bahwa aku tersakiti, sekarang aku mulai terima bahwa aku benar-benar jadi korban di cerita tersebut

dulu sih aku gengsi ya. aku prefer jadi villain di cerita orang daripada jadi korban gitu. soalnya korban tuh kek menye-menye aja kesannya, aku gamau dianggap begitu. tapi emang dasarnya oon, udah jadi korban kok malah gak merasa korban. pas udah sadar nangis-nangis dah lu wkwkwkwkw

nah akhir-akhir ini aku sedihnya tuh karena tiba-tiba ngerasa ternyata aku ga seberharga itu ya, aku gak pantes ternyata diperjuangkan, aku gak pernah dipilih, aku gak seoke itu buat jadi tujuan seseorang, aku sebodoh itu udah percaya bahwa intensi orang yang mendekatiku itu sama kayak aku yang tulus pengen mengenal lebih jauh dan menyayanginya, ternyata aku dibanding-bandingin sama masa lalunya ya, ternyata aku gak bisa ya dilihat sebagai sosok "aku" sepenuhnya tanpa dibandingin sama orang lain, ternyata aku ga seberharga itu, gak layak dicintai secara utuh, gak layak diprioritaskan, dan lain-lain

aku ngerasa sedih, rendah diri, dan ngerasa diriku sendiri juga payah karena udah pede bahwa aku ini berharga dan pantas diperjuangkan. karena nyatanya gak ada yang melakukannya. nyatanya  mereka selalu memilih oranglain daripada aku. aku cuma dijadikan cadangan kalo mereka gagal sama orang yang benar-benar mereka sayangi dan pilih. aku gapernah jadi yang pertama, dan aku juga gapernah jadi yang terakhir.

aku ngerasa sedih karena sejauh ini aku belum pernah merasa bahwa perasaanku tepat sasaran dan diterima dengan baik. aku sedih karena aku ngerasa harus terus menunggu. aku sedih karena aku ngerasa aku gabisa percaya sama cinta lagi

paling tidak, untuk saat ini

padahal aku ngerasa aku butuh koneksi emosional, terutama sama orang baru. tapi aku juga rasanya masih sulit membuka pintu, apalagi membuka hati. aku selalu curiga bahwa ujungnya aku pasti gak akan dipilih, atau dijadikan cadangan, atau ditinggalkan

aku selalu menyayangkan kenapa dulu aku ngeladenin dan ngejalanin sejauh itu, harusnya aku gak perlu kaya gitu biar aku ga trauma kaya sekarang. kalo sekarang aku udah bisa membuka hati, mungkin aku bakal ketemu orang yang lebih baik dan gak nyakitin aku. walau aku ga yakin juga benar-benar ada orang yang kaya gitu

aku krisis kepercayaan ke semua hal. entah ke diriku sendiri, maupun ke oranglain

aku jadinya jahat sama diriku sendiri, karena ga ngasih kesempatan untuk mencoba sesuatu yang baru, yang mungkin bisa aja menyembuhkan (tapi kalo ternyata malah bikin jadi makin parah, gimana dong? aku takut...)

aku juga jahat sama orang lain yang mungkin berniat tulus mau dekat denganku, soalnya aku menolak percaya sebelum mereka mencoba

mungkin yang diomongin joker kalau orang jahat lahir dari orang baik yang tersakiti itu kaya gini, ya?

aku pengen jadi orang baik, baik ke diriku sendiri maupun oranglain. aku pengen ngerasain dicintai dengan tulus, murni, utuh, tidak terbagi, dan tenang. aku ingin hidup tenang. aku ingin aku mencintai orang yang benar-benar mencintaiku juga. aku ingin bisa percaya cinta lagi. aku ingin merasakan kebahagiaan kecil di tengah kehidupan sebagai wni yang kelam ini. aku ingin aku berani berharap bahwa aku punya kesempatan untuk bersinar dan diterima oleh diriku sendiri lagi

kira-kira aku bisa gak ya? kira-kira tahun depan--atau tahun ini, aku udah bisa ngerasain itu gak ya?

Senin, 16 Februari 2026

puasa puisi

Diposting oleh fuyuhanacherry di 18.25 0 komentar
sementara, aku sunyi;
diredam, ditahan, disekap waktu
tiada bandingkan yang kini dengan yang lalu
tiada bayangkan yang jika dengan yang jadi
maka, kupanjatkan doa; untukmu, kasih,
semoga getaran itu masih terhubung
dengan untaian harapan
yang sempat terjeda
oleh waktu dan ragu

Sabtu, 07 Februari 2026

jalan buntu di persimpangan gubug

Diposting oleh fuyuhanacherry di 15.13 0 komentar

yang penuh dan meluber

perlahan keruh penuh peluh

ditampung janji tak berkeluh


biarpun bocor dan lepuh

ia terpaksa meramu

sampai jadi pilu

Rabu, 04 Februari 2026

sepi, dan segala doa pertemuan yang menyangga

Diposting oleh fuyuhanacherry di 15.21 0 komentar
aku harap kamu juga sedang sendiri, soalnya gak adil kalau cuma aku yang berusaha mempertahankan tetap sendiri (sampai kita bertemu) tapi kamu masih suka coba sana sini

aku harap kamu dalam keadaan sehat dan baik-baik saja, serta menjaga diri untuk mencegah masalah-masalah kesehatan di masa depan. agar kelak setelah bertemu, waktu kita sama-samanya bisa lebih lama

aku harap kamu sedang bekerja keras, tekun, maksimal, dan lancar rezekinya. soalnya aku juga melakukan hal yang sama, supaya kita segera bertemu

aku harap kamu selalu bisa menemukan jalan keluar dari setiap masalahmu, meski pun kita belum bertemu

aku harap kamu gak terlalu pusing mikirin siapa jodohmu. soalnya aku masih di sini, masih bernafas, masih punya keinginan untuk menemukanmu. jadi, inshaAllah, kita pasti bertemu

aku harap kamu berbakti kepada orangtuamu, hidup dalam keluarga yang harmonis, supaya pada saat kita bertemu, semuanya bisa ditindaklanjuti dengan lebih mudah dengan restu keluargamu

aku harap kamu juga mendoakanku agar lekas bertemu. tak perlu di setiap sholatmu, sesekali saja setiap kali kamu merasa gundah (yang semoga tidak begitu sering)

aku harap kamu bisa segera menjemputku, dan aku selalu diberikan kekuatan dan kesabaran untuk menunggu sampai waktunya kita bertemu

aku harap, Allah memudahkan jalanmu dan senantiasa meridhoi niat baikmu. sehingga semuanya tak terasa berat bagimu, dan kamu bisa menikmati setiap prosesmu tanpa perlu terburu-buru untuk bertemu

Selasa, 30 Desember 2025

yang terlepas dan tersemogakan

Diposting oleh fuyuhanacherry di 19.43 0 komentar
aku harap, kamu bahagia
aku harap, kamu tidak meninggalkan penyesalan apapun
aku harap, kamu menemukan apa yang kamu butuhkan 
aku harap, kamu menemukan alasan untuk selalu bertahan
meski di setiap harapan itu tidak ada aku di dalamnya
meski di setiap sisi hidupmu tidak melibatkan sesuatu dariku
aku harap, kamu bahagia

Minggu, 21 Desember 2025

diam-diam belati

Diposting oleh fuyuhanacherry di 17.38 0 komentar
semakin diam, malah semakin jelas
semakin larut, semakin mengandai
semakin jauh, semakin mengasa
padahal yang kuharap dalam diamku
perasaan ini bisa surut dan menguap
bersamaan dengan angin tengah malam
saat sepi; sekaligus penuh peluh
rasanya ingin kuraih benda sihir itu
mencari namamu di daftar
kemudian melafalkan kata di atas papan ketik
"apa kabar?"

Selasa, 28 Oktober 2025

jerembap

Diposting oleh fuyuhanacherry di 12.54 0 komentar
riak peluh pelan-pelan meletus
berubah menjadi amarah yang sunyi
sedang tenaganya belum pulih
sehingga, alih-alih menyalur,
ia menelan dan menyembunyikannya sendiri
penuh, meluber, kewalahan
sampai kabut berganti redup
sampai waktu terhitung cukup
 

home sweet dream Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review