kinerja perasaan manusia enggak kaya sosial media yang setelah kita ngelove/ngelike suatu postingan, bisa langsung kita unlove/unlike semudah satu ketukan jari di atas layar
mungkin adanya cuma adegan menemukan orang yang bisa lebih dicintai dengan leluasa sampai akhir hayat
lalu mengenyampingkan cinta ke seseorang dari masa-masa sebelumnya yang udah redup tapi juga gak bisa diputar balik menjadi kebencian
jadi yaudah, biar aja perasaan ini tetap ada
toh itu bukti kalau aku adalah orang yang jujur dan tulus
lambat laun, saat menemukan sosok yang bisa lebih aku cintai, aku pasti akan lebih bisa menerima luka-luka dari cinta sebelumnya
yang kemudian terangkum sebagai 'portofolio jatuh cinta'-ku
semoga segera, ya
0 komentar:
Posting Komentar